Jakarta, 25 Oktober 2010, Bank ICB Bumiputera terus mencatat lonjakan kinerja pertumbuhan usahanya hingga triwulan III 2010. Laba Operasi melonjak 600% dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun lalu, diikuti dengan kenaikan Laba Sebelum Pajak dan Laba Bersih masing masing sebesar 248% dan 282%.
Pertumbuhan Aset, Kredit dan DPK yang masing-masing naik sebesar 17%, 25% dan 16% year on year, telah menorehkan sejarah baru di sisi pencapaian Total Aset, Kredit dan DPK pada posisi tertinggi masing-masing sebesar Rp 7,669 triliun, 6,050 triliun dan 6,448 triliun dalam kurun waktu dua puluh tahun terakhir atau sejak awal Bank ICB Bumiputera mulai beroperasi.
Bank dibawah kepemilikan ICB Financial Group Holding AG sejak 2007 silam ini selaku pengendali saham pengendali (67%) yang merupakan Swiss Based Company listed in London dengan 13 Bank di berbagai Negara berkembang diantaranya Afrika, Albania, Laos dan Indonesia telah mencatat pertumbuhan fee income ratio mencapai 33% dari periode yang sama tahun sebelumnya yang sebesar 18%.
Penyaluran Kredit hingga triwulan III meningkat menjadi Rp6,050 triliun atau naik sebesar 25% dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang sebesar Rp4,858 triliun. Peningkatan pertumbuhan ini diantaranya dikontribusikan dari sektor Micro Banking dengan total Kredit yang disalurkan mencpai Rp146 milyar serta pertumbuhan Kredit Pemilikan Rumah dan Multi Guna (Implant Banking, KTA Pensiun & KTA Professional) yang telah mencapai Rp988 milyar dan Rp825 milyar.
Pertumbuhan Kredit terebut diiringi dengan peningkatan prinsip kehati-hatian dan prudent banking, yang ditunjukan dengan membaiknya rasio Non Performing Loan ( NPL ) gross dan net menjadi 4,45% dan 3,20% dari 6,12% dan 4,65% pada periode yang sama tahun 2009.
Pertumbuhan Dana Pihak Ketiga (DPK) pada triwulan III tahun ini telah mencapai Rp6,448 triliun atau meningkat sebesar 16% dibandingkan dengan posisi DPK periode yang sama tahun lalu sebesar Rp5,564 triliun, yang di kontribusikan oleh pertumbuhan Tabungan, Giro dan Simpanan berjangka masing-masing sebesar 37%, 28% dan 10% serta telah meningkatkan komposisi dana murah atau low cost fund menjadi 30% dari periode yang sama pada tahun sebelumnya yang sebesar 26%.
Pertumbuhan ini tidak terelepas dari upaya Bank ICB Bumiputera untuk senantiasa memberikan “ Best Service & Best Price” kepada para nasabahnya, selaras dengan Visi Bank to be a premier retail Bank in Indonesia.
Bank ICB Bumiputera membukukan kenaikan Pendapatan Bunga Bersih sebesar 33% pada triwulan III tahun ini jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu, sejalan dengan meningkatnya penyaluran Kredit dan kenaikan komposisi dana-dana murah.
Pendapatan Lainnya meningkat sebesar 46% dibandingkan dengan tahun sebelumnya yang sebagian besar disumbangkan dari kenaikan provisi dan komisi Kredit dan keuntungan penjualan surat berharga.
Peningkatan Pendapatan Bunga Bersih dan Pendapatan lainnya ini merupakan yang tertinggi yang pernah dibukukan oleh Bank ICB Bumiputera
Upaya-upaya peningkatan efisiensi kegiatan operasional Bank yang kerap dilakukan oleh manajemen Bank, telah berdampak pada penurunan rasio biaya operasional terhadap pendapatan operasional (BOPO) menjadi 95,07% dari 98,89% pada periode yang sama tahun lalu.
Sejumlah indikator rasio keuangan utama pada triwulan III tahun 2010 telah menunjukkan peningkatan kinerja antara lain CAR meningkat menjadi 12,56% dari 11,59% pada triwulan III 2009 setelah efektifnya MCB sebagai komponen penambah modal pelengkap paska persetujuan BI di minggu ke dua bulan Agustus 2010, sementara ROA dan ROE meningkat masing-masing menjadi 0,53% dan 5,32% dari 0,17% dan 1,44% pada triwulan III 2009.
Jumlah Kantor Cabang sebanyak 111 cabang dan ATM sejumlah 69 unit yang tergabung di 22.000 unit jaringan ATM Bersama. Kantor Cabang tersebar di kota-kota besar di seluruh Indonesia yaitu Jakarta, Medan, Surabaya, Bandung, Semarang, Yogyakarta, Solo, Bogor, Batam, Jambi, Pekanbaru, Denpasar, Makassar, Balikpapan, Samarinda dan Tarakan. Serta rencana pembukaan cabang baru yang segera akan dibuka adalah di Palembang dan Pontianak.
Di tahun 2011 Bank merencanakan penambahan Jaringan Kantor Pelayanan di wilayah Jakarta, Banjarmasin dan Bandar Lampung serta penambahan 30 Micro Banking Outlet di wilayah Medan, Palembang, Pontianak, Semarang dan Makasar.
Mengenai pemberitaan media massa akhir-akhir ini tentang perjanjian keagenan dengan NatPac Asset Management Dian Soerarso Wakil Presiden Direktur Bank ICB Bumiputera menegaskan bahwa Bank ICB Bumiputera dalam hal tersebut hanya bertindak sebagai agen penjual. Saat ini produk dari Natpac Asset Management sudah tidak dijual dan tidak diperpanjang lagi. Bagi nasabah yang mempunyai produk NatPac dan sudah jatuh tempo, pelunasan dilakukan secara transaksi normal.
Informasi lebih lanjut, hubungi :
Cut Saskia Amitra, VP
Corporate Secretary
PT Bank ICB Bumiputera, Tbk.
Menara ICB Bumiputera Lt.4
Jl. Probolinggo No.18
Jakarta 12910
Telp : 021 – 3919898 ext 4200
* Laporan Keuangan Publikasi 30 September 2010 un-audited