Jakarta, 27 Juli 2010, pada Semester I tahun 2010 Bank ICB Bumiputera berhasil meraih peningkatan Laba sebelum pajak hingga 526,47% dibandingkan dengan perolehan laba pada periode yang sama tahun lalu. Laba yang tercatat pada Semester I tahun 2010 meningkat menjadi Rp18,89 miliar dari Rp3,02 miliar pada periode yang sama tahun lalu.
Presiden Direktur Bank ICB Bumiputera, Sridhar Natarajan mengatakan bahwa kredit yang diberikan dan Dana Pihak Ketiga serta perolehan pendapatan bunga bersih menunjukkan peningkatan yang sangat signifikan sepanjang Semester I tahun 2010 ini. Dimana kredit yang diberikan sepanjang Semester pertama tahun ini meningkat menjadi Rp5,815 triliun atau naik sebesar 27,98% dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang sebesar Rp4,544 triliun. Angka presentase kenaikan ini juga lebih tinggi jika dibandingkan dengan industri perbankan nasional yaitu sebesar 18,7%. Dengan telah dibukanya 40 micro banking outlet sampai dengan Semester I tahun 2010, yang tersebar di beberapa kota besar di Indonesia seperti Semarang, Yogyakarta, Solo, Surabaya, Denpasar dan di Kota Medan turut memberikan kontribusi atas peningkatan penyaluran di sektor kredit yaitu sebesar Rp42,5 miliar. Disisi lain, Bank juga tetap memperhatikan unsur kehati-hatian sesuai dengan anjuran Bank Indonesia di dalam penyaluran kreditnya yang ditunjukkan dengan menurunnya rasio Non Performing Loan ( NPL ) gross dan net menjadi 4,52% dan 3,38% dari 6,27% dan 4,70% pada periode yang sama tahun 2009. Di samping itu juga, Bank ICB Bumiptera telah mengembangkan sistim baru di dalam penyelesaian kredit bermasalah.
Di bidang penyaluran kredit konsumer, pemasaran kartu kredit juga memberikan kontribusi sebesar Rp236,7 miliar pada Semester I tahun 2010 atau tumbuh 28,2% dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya yang sebesar Rp184,6 miliar.
Selanjutnya Sridhar Natarajan menjelaskan perolehan Dana Pihak Ketiga pada Semester pertama tahun ini juga berhasil meningkat sebesar 20,89% dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu. Giro memberikan kontribusi yang sangat besar yaitu meningkat sebesar 28,86% dari Rp571,336 miliar pada Semester pertama tahun lalu menjadi Rp736,215 miliar pada Semester pertama tahun ini. Salah satu kegiatan promosi untuk meningkatkan Giro nasabah adalah melalui program Giro Tiering dan Cash Pooling untuk nasabah tertentu. Tabungan juga memberikan kontribusi atas peningkatan Dana Pihak Ketiga ini, dimana pada Semester I tahun 2010, tercatat sebesar Rp1.092,370 miliar atau meningkat 24,07% dibandingkan dengan Semester pertama tahun lalu yang hanya sebesar Rp880,446 miliar. Hal ini tidak terlepas dari kegiatan dan aktivitas promosi dari program-program tabungan seperti BungHARI Fantastis. Bank ICB Bumiputera juga telah meraih Rekor MURI untuk Program FUNSCHOOLING Bank ICB Bumiputera pada tanggal 3 Mei 2010 dan program ini masih berlangsung di seluruh Kantor Cabang Bank ICB Bumiputera.
Peningkatan pertumbuhan Giro dan Tabungan telah berkontribusi terhadap meningkatnya low cost fund dari 28% pada periode yang sama pada tahun sebelumnya menjadi 30% pada Semester I tahun 2010.
Sejalan dengan peningkatan penyaluran kredit tersebut diatas, Pendapatan Bunga Bersih juga mengalami peningkatan sebesar 43,06% pada Semester pertama tahun ini jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu. Selain itu, pendapatan lainnya meningkat sebesar 48,95% dibandingkan dengan tahun sebelumnya yang sebagian besar disumbangkan dari kenaikan provisi dan komisi kredit dan keuntungan penjualan surat berharga. Peningkatan pendapatan ini merupakan yang tertinggi yang pernah dibukukan oleh Bank ICB Bumiputera. Dan total Net Interest Margin ( NIM ) yang diperoleh pada Semester I tahun 2010 meningkat menjadi 5,38% dari 4,82% pada periode yang sama tahun 2009. Hal ini dipengaruhi oleh adanya kenaikan dana murah dari 28,38% tahun lalu menjadi 29,57% pada 30 Juni 2010
Pada Semester I 2010, manajemen perseroan terus melakukan upaya-upaya peningkatan efisiensi kegiatan operasional Bank, yang telah berdampak pada penurunan Rasio biaya operasional terhadap pendapatan operasional (BOPO) menjadi 94,53% dari 99,40% pada periode yang sama tahun lalu.
Beberapa indikator keuangan pada Semester I tahun 2010 telah menunjukkan peningkatan kinerja antara lain Total Aset Bank ICB Bumiputera sebesar Rp 7,288 triliun, dengan laba sebelum pajak sebesar Rp 18,888 miliar, NPL netto sebesar 3,38% dan CAR sebesar 13,53% setelah memperhitungkan risiko pasar, kredit, dan operasional.
Jumlah Kantor Cabang sebanyak 109 cabang dan ATM sejumlah 69 unit yang tergabung di 22.000 unit jaringan ATM Bersama. Kantor Cabang tersebar di kota-kota besar di seluruh Indonesia yaitu Jakarta, Medan, Surabaya, Bandung, Semarang, Yogyakarta, Solo, Bogor, Batam, Jambi, Pekanbaru, Denpasar, Makassar, Balikpapan, Samarinda dan Tarakan. Serta rencana pembukaan cabang baru yang segera akan dibuka adalah di Palembang dan Pontianak.
Selaras dengan strategi jangka panjang Bank, pertumbuhan kredit senantiasa tetap berfokus pada segmen retail seperti kredit mikro, kartu kredit, KPR, dan KTA Pensiun dan Profesional, dibarengi dengan pertumbuhan dana-dana murah yaitu tabungan dan giro dengan meningkatkan fitur, kemudahan layanan, dan program promosi untuk produk-produk unggulan seperti Bung Hari, Bung Didik, dan Tiered Giro.
Dijelaskan pula oleh Tay Un Soo selaku Direktur Keuangan Bank ICB Bumiputera, bahwa rencana pembagian deviden Bank ICB Bumiputera kepada para pemegang saham sebesar Rp 2,27 miliar yang merupakan 45% dari laba bersih perseroan tahun 2009 telah disetujui dalam RUPS yang diadakan beberapa waktu lalu dan akan dibayarkan pada tanggal 30 Juli 2010.
Disamping itu Bank ICB Bumiputera juga telah menerbitkan Obligasi Wajib Konversi (OWK) sebesar Rp 150 miliar. Diharapkan dengan perolehan dana obligasi ini kinerja keuangan Semester II akan menjadi lebih baik lagi khususnya di sisi penguatan struktur permodalan dalam mendukung ekspansi penyaluran Kredit dengan CAR (dengan memperhitungkan risiko pasar, kredit, dan operasional) yang diproyeksikan meningkat sebesar 2,7% atau sebesar +/- 13,53%, demikian Tay Un Soo menambahkan.
Pertumbuhan usaha yang berkelanjutan sampai dengan Semester pertama 2010 sejalan dengan Visi 2014 Bank ICB Bumiputera yaitu to be a premier retail bank in Indonesia.
Informasi lebih lanjut, hubungi :
Cut Saskia Amitra, VP
Corporate Secretary
PT Bank ICB Bumiputera, Tbk.
Menara ICB Bumiputera Lt.4
Jl. Probolinggo No.18
Jakarta 12910
Telp : 021 – 3919898 ext 4200